Masih SD Tapi Sudah Digituin sama Gurunya Sendiri yang Berusia 48 Tahun

shares

Guru SD di Sleman berinisial S (48) ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena diduga mencabuli belasan siswinya. Bagaimana respons Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman atas kasus tersebut?

"Itu sudah kami laporkan ke Bupati melalui BKPP (Balai Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan)," ujar Sekretaris Disdik Sleman, Halim Sutopo, saat ditemui wartawan di kompleks Pemkab Sleman, Selasa (7/1/2020).

Gambar Ilustrasi

Halim membenarkan tersangka S berstatus aparatur sipil negara (ASN). Namun ia menolak berkomentar terkait status kepegawaian S. Ia mempersilakan wartawan mengonfirmasinya ke BKPP Sleman.

"Nah itu (apakah tersangka S dipecat atau tidak silakan konfirmasi) BKPP, karena ada aturannya. ASN itu kan ada aturannya. Tanya BKPP saja," jelasnya.


Agar kasus serupa tak terulang, lanjut Halim, pihaknya telah memberikan imbauan kepada para pendidik. Pihaknya meminta para guru di semua jenjang pendidikan untuk melindungi dan mengayomi anak didiknya.

"Kami sampaikan ke teman-teman guru semua, dari jenjang PAUD, SD, SMP, agar hati-hati di dalam melaksanakan tugas. Jangan sampai melanggar terkait dengan undang-undang perlindungan anak, itu saja," paparnya.

"Sementara kaitannya dengan perlindungan anak (terhadap korban) saya kira sudah ada. Ada pendampingan dari psikolog yang ada di Puskesmas, UPT dari kecamatan juga mendampingi," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka S (48) diciduk oleh aparat Polres Sleman. Ia diamankan karena diduga mencabuli belasan siswinya. Kini S telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.