Bikin Jijik Pria Ini Suguhkan ke Wanita yang Menolaknya Kopi Bercampur Air Mani

shares

Korea Selatan selalu identik dengan drama-drama romantis, tetapi banyak juga genre lain dalam drama Korea yang juga terkenal seperti thriller dan horor. Namun, kasus yang menimpa perempuan asal Korea Selatan ini jauh dari kata romantis, bahkan cenderung menjijikkan. Jika dulu di Indonesia pernah heboh akan kasus kopi sianida, maka di Korea sedang heboh kasus kopi campuran sperma yang berujung pada bui.

Tentunya para penggemar drama Korea tak lagi asing dengan adegan tokoh utama laki-laki menghadiahi karakter utama perempuan dengan kopi bukan. Di Korea sendiri, kopi menjadi minuman yang populer karena dianggap menjadi mood booster dalam bekerja atau pelajar. Namun nasih sial harus menimpa seorang perempuan asal Korea yang identitasnya dirahasiakan. Perempuan ini, sebut saja "A"adalah seorang pelajar yang baru saja lulus sekolah dan sedang belajar di perguruan tinggi.


Ia berkenalan dengan "B" yang merupakan teman sekelasnya, mereka berkenalan karena tergabung dalam satu grup penelitian. Pada April 2018 "B"mengungkapkan perasaannya pada "A", tetapi sayang cintanya tak bersambut karena ditolak oleh "A". Maka "B" melakukan balas dendam menjijikkan yang mungkin tak akan pernah Agan dan Sista bayangkan. Ia memberikan kopi yang dicampur kepada "A" dengan campuran ludah, obat pencahar, afrosdiak (obat perangsang), bahkan sperma.

Hebatnya lagi, pelecehan ini terjadi selama lebih dari 10 bulan dan "B"telah memberikan kopi dengan campuran menjijikkan itu sebanyak lebih 50 kali. Sayangnya, si "B" ini bisa dibilang cukup aneh karena menyimpan semua tindakan menjijikkannya itu pada komputer di laboratorium penelitian. Ia bahkan mencatat, kapan, di mana, dan bagaimana dia melakukan aksi balas dendam pada "A". Sialnya, tindakan kriminal "B" ini diketahui oleh salah satu teman sekelas mereka "C".

Hal yang lebih menjijikkan lagi terungkap. Tak hanya memberi kopi dengan campuran menjijikkan, "B"rupanya juga mengotori gincu dan sikat gigi yang digunakan "A" dengan spermanya juga. Tak cukup sampai di sana, ketika "A" dan "B" menghadiri konferensi pers di luar kota, "B" juga melancarkan aksi bejatnya yang lain. Ia menyusup masuk ke kamar "A", mencuri celana dalamnya, menguak-atik laptopnya untuk mengambil foto-foto "A". Yang tentunya digunakan untuk mengkhayalkan hal-hal yang tentunya Agan dan Sista tahu sendiri apa.


Singkatnya, ketika "B"telah dilaporkan ke polisi. "B" telah menjalani percobaan masa hukuman. Ia divonis dengan 3 tahun masa penjara. Yang membuat rakyat Korea Selatan terkejut adalah, "B" didakwa atas pencurian dan penyerangan dan bukannya pelecehan seksual. Menurut jaksa penuntut Korea Selatan sendiri, menurut undang-undang yang saat itu berlaku, pelecehan seksual terhitung sebagai tindakan yang dilakukan langsung kepada korban. Sehingga sperma dalam kopi tidak terhitung sebagai pelecehan seksual.

Tentu warga Korea Selatan berang dengan hukuman ringan yang diterima oleh "B". Mereka pun berharapn undang-undang Korea diamademen lagi sehingga korban seperti "A"mendapatkan perlindungan dari tindakan yang menyeramkan ini.

Sumber: Kaskus