Ini Kalimat Terakhir Wanita yang Mayatnya Ditemukan Bugil pada Ibunya

shares

Polisi telah memeriksa keluarga wanita yang mayatnya ditemukan dalam keadaan bugil. Menurut pihak keluarga, wanita berinisial BDL (24) itu sempat pamit untuk makan sama teman-temannya.

"Jadi korban, atas cerita keluarga bahwa sore harinya sebelum ditemukan meninggal pamit untuk makan-makan bersama teman-temannya," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat saat dihubungi detikcom, Rabu (25/12/2019).


Menurut Khoirul, DBL pamitan pada ibunya pada Minggu (22/12) sekitar pukul 15.00 WIB. "Pamitnya mau makan sama teman-temannya. Ditraktir. Tapi korban tidak menjelaskan korban bersama siapa dan di mana. Tidak jelas. Hanya berpamitan kepada ibunya mau makan sama teman," imbuhnya.

Selama ini, lanjutnya, korban tinggal di Kecamatan Paron, Ngawi bersama ibunya. BDL yang baru bercerai dengan suaminya sekitar satu tahun lalu merupakan anak tunggal.

Tim penyidik juga telah meminta keterangan dari teman-teman korban. Namun, mereka mengaku sudah lama putus kontak dengan korban.

"Korban ini juga aktif di sosial media. Kemungkinan, korban ini pergi bersama teman-temannya yang dikenal di sosmed. Kita masih mencari tahu itu," terangnya.

Selama ini, kata dia, ibunya memang jarang berkomunikasi dengan korban. Karena masing-masing sibuk dengan pekerjaannya.

"Kalau bapaknya itu berada di Kalimantan sudah sepuluh tahun lalu. Jadi mereka hanya hidup berdua," tambahnya.

Saat ini, petugas masih mencari baju dan handphone milik korban yang tidak ditemukan di lokasi kejadian. "Di lokasi kejadian, kami hanya menemukan celana jeans hitam, tas, dan sepatu. Itu ditemukan tidak jauh dari mayat korban," pungkasnya.

Senin (23/12), mayat BDL ditemukan warga yang sedang mencari rumput sekitar pukul 09.30 WIB. Mayat bugil itu ditemukan di kebun jagung Perhutani Ngawi, Desa Banjar Banggi, Kecamatan Pitu.

Berdasarkan olah TKP sementara, polisi menduga, BDL menjadi korban pembunuhan. Sebab selain ditemukan dalam keadaan bugil, juga terdapat sejumlah luka di tubuh korban.